• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

SOAL DAN JAWABAN AIJ

SOAL-SOAL AIJ (ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN)



1.kepanjangan OSI adalah
a.       Operating System conection
b.      Operating System Interconection
c.       On System In
d.      Open system Interconection
e.       Operating Sound Input
              2.     Apa yang dimaksud dengan Bottleneck?
a.       Sebuah metode media acces control (MAC) yang digunakan oleh teknologi jaringan Ethernet.
b.      Sebuah situasi dimana terdapat ip yang membuat jalur bandwitch.
c.       Diukur dengan satuan waktu tertentu dan pada kondisi jaringan yang digunakan untuk melakukan transfer file dengan ukuran tertentu.
d.      Proses menyampaikan siaran melalui perangkat elektronika yang dinamakan Pemancar atau Transmitter untuk kemudian diterima oleh si penerima siaran melalui alat penerima siaran yang disebut Receiver.
e.      Penyempitan Jalur
              3.       Kegunaan VLAN adalah…
a.       Mengsegmentasikan LAN dalam satu switch
b.      Membuat jaringan yang berbeda
c.       Mengirimkan data
d.      Membuat ip address
e.      Mengatasi adanya Botlenecks
              4.       Faktor-faktor yang mempengaruhi Bandwitch dan Throughput,kecuali..
            a. Tipe data yang di transfer
            b. Topologi Jaringan
            c.  Banyaknya pengguna Jaringan
            d. Induksi listrik dan cuaca
            e.Penyempitan jalur
     5.    Karakteristik pada Switch,kecuali
            a.  Dapat menginspeksi data yang diterima
            b. Dapat menentukan sumber dan tujuan data
            c. Dapat mengirim data ke tujuan dengan tepat sehingga akan menghemat bandwitch
            d. Tergolong peralatan layer 2 dala OSI model
            e. Induksi listrik dan cuaca
       6.   Manakah jaringan yang sesuai berdasarkan skala?
a.       Peer to peer
b.      LAN
c.       Ethernet
d.      Point to point
e.      Ring
       7. Untuk mengatur switch dengan meremotkan pada pc disambungkan memakai kabel..
a.       Fiber
b.      Cross
c.       Cross over
d.      Console
e.      Stright
       8.  Jenis jenis jaringan,kecuali..
a.       Berdasarkan koneksi
b.      Berdasarkan topologi
c.       Berasarkan skala
d.      Berdasarkan protocol
e.      Penyempitan jalur
       9.  192.168.6.1 Manakah network id dari ip tersebut?
a.       192.168.6.1
b.      192.168.6
c.       192.168
d.      192
e.      Tidak ada
    10.  Server yang berfungsi sebagai pemberi akses/pertukaran transfer data antara 2 komputer adalah..
                 a.       Mail server
                 b.      DHCP server
                 c.       Web server
                 d.      FTP server
                 e.      Http
    11. Manakah ip yang termasuk kedalam kelas b?
a.       190.170.9.8
b.      128.165.9.0
c.       192.168.0.9
d.      19.10.2.8
e.      Semua benar
   12.  Dari pertanyaan dibawah ini yang merupakan kekurangan dari topologi bus adalah..
a.       Sulit dalam pengelolaan
b.      Jika satu node putus maka koneksi  jaringan tidak akan berfungsi
c.       Membutuhkan konsentrator
d.      Konfigurasi dan perkabelan cukup
e.      Penyempitan  jalur
    13. Salah satu tipe jaringan komputer yang umum dijumpai adalah
a.       Star
b.      Bus
c.       WAN
d.      Wireless
e.      Client-Server
   14.  .. adalah sebuah perangkat untuk meneruskan internet ke client server yang terhubung dengan              server.
a. Proxy
b.Switch
c. Router
d.Gateway
e.Gatekeeper
    15. Ip address 126.46.5.6 termasuk dalam ip address kelas..
a.       A
b.      B
c.       C
d.      D
e.      E
   16.  Untuk melihat indikasi pada konfigurasi ip yang terpasang pada komputer kita digunakan               perintah..
a.       Ping
b.      IpConfig
c.       Tracert
d.      Treaceroute
e.      Nalookup
   17. Yang bukan merupakan perintah mengakhiri linux adalah..
a.       Shutdown-h now
b.      Halt
c.       Reebot
d.      Quit
e.      Shutdown-r now
    18.  Suatu system yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi ip address tersebut..
a. DNS
b.Gateway
c. Protokol
d.DHCP
e.Ipconfig
   19. Angka 32 bit yang digunakan untuk membedakan net ID dan Host ID adalah..
a. Subnet Mask
b.Submask
c. Ip Broadcast
d.Ip Public
e.Ip privat
   20.  Perangkat yang berfungsi sebagai repeater dan sekaligus concentrator dalam sebuah jaringan komputer adalah..
a.       Hub/switch
b.      Server
c.       Router
d.      Kabel  UTP
e.      Connector


Share:

APA ITU SSH BAGAIMANA CARA KERJANYA APA MANFAATNYA







Apa Itu SSH dan Bagaimana Cara Kerjanya?
 
Apa itu SSH?

SSH adalah sebuah protokol administrasi yang memungkinkan user untuk mengakses dan memodifikasi berbagai macam pengaturan maupun file yang ada di dalam server.
Anda pernah mengenal Telnet? Nah, SSH merupakan pengembangan dari Telnet yang sebelumnya dianggap tidak aman karena tidak adanya proses enkripsi.
Berbeda dengan Telnet, koneksi yang terjadi SSK dienkripsi menggunakan beberapa teknologi, seperti enkripsi simetris, enkripsi asimetris, dan hashing. Ketiganya merupakan teknik kriptografi yang menjamin koneksi yang terenkripsi. Itulah mengapa dinamakan SSH yang berasal dari kata Secure Shell Connection atau koneksi Shell yang aman.
Jika menggunakan SSH, Anda mempunyai opsi untuk melakukan autentikasi pengguna remote sebelum melakukan koneksi. Selain itu, SSH juga dapat mengirimkan input dari SSH client ke host (server) kemudian mengirimkan kembali hasilnya kembali ke user client.
Contoh di atas merupakan tampilan koneksi SSH yang berhasil dilakukan. Jadi jika melakukan koneksi SSH ke alamat IP server, Anda dapat mengubah konfigurasi yang ada di dalam server sesuai dengan user yang dipakai. Tidak hanya di OSX saja, Anda bisa menggunakan SSH di sistem operasi lain seperti Windows dan Linux. Jika Anda menggunakan Windows, terdapat aplikasi SSH yang cukup terkenal, yaitu Putty.
Jadi SSH memudahkan Anda untuk mengelola server tanpa harus datang ke lokasi fisik server. Tidak hanya server saja, Anda dapat memanfaatkan SSH untuk mengatur dan mengelola komputer maupun perangkat desktop yang ada di jaringan yang sama tanpa harus menyentuh perangkat tersebut.


Cara Kerja SSH

Cara kerja protokol SSH adalah menggunakan model client-server. Jadi koneksi yang terjadi adalah SSH client melakukan koneksi ke SSH server.
SSH client melakukan proses koneksi dan menggunakan kunci kriptografi untuk memverifikasi dan mengidentifikasi SSH server. Selama kunci yang dipakai SSH client tidak sama dengan SSH server maka koneksi tidak akan pernah dapat tersambung.
SSH client dan SSH server dapat tersambung menggunakan kunci yang sama serta melalui proses verifikasi. Kemudian koneksi yang tersambung dienkripsi menggunakan symmetric encryption dan hashing algorithm. Proses enkripsi ini bertujuan untuk memastikan kerahasiaan dan keutuhan data yang dipertukarkan antara client dengan server.
Gambar di bawah ini merupakan gambaran ringkas bagaimana koneksi SSH (Secure Shell Connection) berjala
Jadi SSH client mengawali koneksi dengan memanggil SSH server menggunakan aplikasi SSH client (PuTTY di Windows). Kemudian SSH server mengirimkan public key ke SSH client. Kemudian SSH client merespon dengan memberikan pasangan kunci yang diberikan oleh SSH server.
Selanjutnya keduanya melakukan negosiasi atau verifikasi koneksi dan memulai membuka koneksi yang aman. Setelah selesai, SSH client sudah dapat masuk ke dalam server dengan pertukaran data yang terus dienkripsi.

Apa itu SSH client?

SSH client adalah aplikasi yang dipakai untuk menghubungkan sistem operasi dengan SSH server. Aplikasi ini terkadang sudah terpasang pada sistem operasi, seperti Linux dan MacOS. Sedangkan jika menggunakan Windows, Anda bisa menggunakan aplikasi semacam PuTTY. Anda bisa mengikuti artikel cara menggunakan PuTTY untuk panduan lengkapnya.
Pengguna MacOS dan Linux tidak perlu menginstall aplikasi tambahan karena fitur SSH client sudah ada di Terminal masing-masing. Anda hanya tinggal menggunakan perintah “$ ssh username@alamat_server” untuk melakukan koneksi, contohnya berikut ini:
Perintah SSH di atas mengirimkan perintah ke sistem untuk melakukan koneksi SSH yang dienkripsi menggunakan user ‘semutireng’. Sedangkan ‘31.22.72.55’ merupakan alamat IP website atau SSH server. Alamat IP ini bisa Anda ganti menggunakan alamat domain dari SSH server.
saat menjalankan perintah SSH dengan melakukan klik ‘Enter’, Anda akan diminta untuk memasukkan password dari user yang dipakai. Jika Anda memasukkan password sesuai dengan username yang benar, koneksi dapat terhubung dan melalui Terminal tersebut Anda dapat mengontrol SSH server.


 Teknologi Enkripsi SSH


Pada bagian apa itu SSH tadi sudah disinggung sedikit mengenai teknologi enkripsi SSH. Setidaknya ada tiga teknologi yang ditawarkan seperti enkripsi simetris, enkripsi asimetris, dan hashing. Ketiganya berfungsi untuk memastikan proses pertukaran data yang lebih aman antara client dan server.

1. Enkripsi Simetris (Symmetric Encryption)
Enkripsi simetris biasa dikenal dengan nama enkripsi kunci bersama (shared key). Sesuai dengan namanya, enkripsi simetris merupakan jenis enkripsi memanfaatkan kunci untuk melakukan dekripsi maupun enkripsi data yang dipertukarkan antara client dan server.
Enkripsi simetris menggunakan sepasang kunci. Biasanya satu kunci ada di sisi server dan kunci yang lain berada di sisi user supaya server dapat mengenali user yang benar-benar terpercaya. Jadi setiap user yang mempunyai kunci tersebut dapat melihat data yang sedang dipertukarkan.
Enkripsi simetris akan terus menjalankan tugasnya selama proses berjalannya koneksi SSH client dengan server sesuai dengan metode yang disepakati. Persetujuan metode komunikasi ini juga bertujuan untuk menghalangi pihak ketiga untuk membaca data yang sedang dipertukarkan.
Algoritma Pertukaran Kunci berperan pada proses pembuatan enkripsi simetris dalam pertukaran data. Selain itu, selama proses pertukaran data, kunci di client maupun server tidak ikut dipertukarkan sehingga membuat algoritma ini aman.
Jadi uniknya di dalam Algoritma Pertukaran Kunci adalah proses enkripsi dan dekripsi berjalan di masing-masing perangkat (client maupun server). Hal ini membuat pihak ketiga yang mencoba mencuri atau mengintip pertukaran data yang sedang terjadi tidak akan pernah bisa membacanya.

2. Enkripsi Asimetris (Asymmetric Encryption)
Jenis enkripsi asimetris cukup berbeda dengan enkripsi simetris. Jika enkripsi simetris menggunakan satu kunci yang dipakai untuk client maupun server, di dalam enkripsi asimetris terdapat dua kunci yaitu kunci pribadi (private key) dan kunci publik (public key). Biasanya kunci private hanya dimiliki oleh server, sedangkan public key dimiliki oleh user atau client.
Sesuai dengan namanya, kunci publik atau public key secara terbuka dapat dipakai oleh semua client. Tetapi, dalam proses pertukaran data, proses enkripsi hanya bisa dilakukan oleh pasangan public key dan private key –tidak bisa oleh kunci yang berbeda. Jadi hubungan yang terjadi adalah satu arah sehingga host (server atau client) yang mempunyai kunci publik tidak akan pernah bisa membuka pesannya sendiri setelah dienkripsi.

3. Hashing
SSH juga menggunakan salah satu teknik enkripsi hashing. Hashing merupakan salah satu jenis kriptografi yang tidak dapat didekripsi sehingga dinamakan juga one-way-hash (hashing satu arah).
One-way-hash mempunyai fungsi untuk membuat enkripsi panjang dengan tidak mempunyai pola yang jelas untuk dieksploitasi. Jadi fungsi dari enkripsi one-way-hash adalah membuat nilai yang panjang dan unik. Enkripsi ini tentu tentu saja untuk mengamankan setiap data yang sedang dipertukarkan selama proses koneksi SSH berlangsung. Melalui enkripsi hashing seluruh data mengalami enkripsi satu arah dan tidak dapat dibalik (dekripsi)
One-way-hash ini tidak bisa dipakai di seluruh jenis pertukaran data. SSH hanya menggunakan enkripsi one-way-hash untuk mengecek keaslian dari pesan dan sejenisnya. Anda dapat menggunakan sistem pengecekan seperti HMAC (Hash-based Message Authentication) untuk melakukan pengecekan. Sistem secaman HMAC memastikan data sangat sulit untuk dimanipulasi dengan cara apapun.


Manfaat SSH

Perangkat atau sistem ini membuat Anda dapat bergerak bebas di jaringan dengan melalui struktur file akun hosting, selain melakukan monitoring pada log file, Anda juga dapat memulai dan menghentikkan service atau layanan.
SSH bisa dipakai untuk melakukan instal software di dalam akun hosting Anda atau terkenal dengan sebutan manage database MySQL, sistem ini memungkinkan Anda untuk lebih banyak berinteraksi dari penggunaan standar website.
Sistem ini memperbolehkan Anda mengenkripsi data, yang memungkinkan malicious tidak dapat mengakses informasi dari pengguna beserta passwordnya. Berikut ini beberapa manfaat yang diberikan oleh SSH.
1. DNS Spoofing
Fitur ini memungkinkan Anda terhindar dari aksi peretasan atau hacking, peretasan ini biasanya dilakukan dengan cara memasukkan data ke dalam sistem domain, dalam sistem ini memperlihatkan Name Server Cache Database.
Sehingga menyebabkan Nama Server tersebut kembali ke IP yang salah, dampaknya dapat mengalihkan koneksi ke komputer lain.
2. Manipulasi Data
Peretas dapat merubah data pada perantara di sepanjang rute jaringan, proses ini kerap dilakukan pada router yang menjadi jalan data masuk dari gateway setelah melalui pos pemeriksaan di jalur tersebut.


Share:

Popular Posts

Recent Posts